Andi Harun dan Rusmadi Sowan ke Gubernur, Program 100 Hari Kerja Fokus Kebersihan, Banjir dan Covid
(Andi Harun bersama Rusmadi sowan ke Gubernur Kaltim)
SAMARINDA- Hari pertama bekerja sebagai
Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Andi Harun dan Rusmadi sowan ke
Gubernur. Kedua pemimpin ibu kota provinsi
Kaltim ini diterima Gubernur Kaltim H Isran Noor di ruang kerja lantai 2 Kantor
Gubernur Kaltim, Senin (01/03).
Pertemuan berdurasi 30 menit diisi dengan
diskusi santai antara pemimpin Kaltim dan Samarinda ini. Terkait
kebijakan-kebijakan untuk membangun Kota Samarinda ke depan, yang bersinergi
dengan program pembangunan Pemprov Kaltim. Terlebih Samarinda sebagai ibu kota
provinsi, sehingga kebijakan pembangunan harus saling terkait.
Gubernur Isran Noor mengapresiasi program 100
hari kerja yang akan dijalankan Walikota Samarinda Andi Harun dan Wakil
Walikota Rusmadi. Yaitu terkait dengan kebersihan kota Samarinda, khususnya
dalam pengelolaan tempat penampungan sementara (TPS) sampah.
Kemudian, terkait penanganan banjir,
khususnya untuk normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) dan relokasi masyarakat
yang terdampak yang diusulkan ke wilayah eks Bandara Temindung. Selanjutnya
terkait dengan penanganan Covid-19, khususnya untuk pembatasan kegiatan
masyarakat di tingkat mikro.
“Terima kasih atas kunjungan ini. Selamat
bekerja. Mari bersinergi untuk pembangunan Kota Samarinda yang lebih baik
lagi,” pesan Isran Noor.
Walikota Samarinda Andi Harun didampingi
Wakil Walikota Rusmadi mengungkapkan sudah menjadi kewajiban untuk melapor
kepada Gubernur dihari pertama bekerja. Secara keseluruhan, lanjut dia, dalam
diskusi tersebut apa yang disampaikan gubernur sejalan dengan program prioritas
di 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Samarinda.
“Tentu kita pemerintah kota tidak mau ada
kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah provinsi. Walaupun
Dalam berbagai kesempatan, terutama pada saat pelantikan gubernur menegaskan
bahwa walikota/bupati itu bukan bawahan gubernur, melainkan mitra. Tetapi kami
sendiri menempatkan gubernur itu adalah komandan dalam rangka untuk koordinasi
dan sinkronisasi program dalam rangka membangun Kalimantan Timur dan NKRI,”
pungkasnya. (mar/poskotakaltimnews.com).